Romance · Young Adult

Stand By Me

22707523

Title: Stand By Me

Author: Indah Hanaco

Editor: Afrianty P. Pardede

Published: Juli 2014 [Elex Media Komputindo]

Jumlah Halaman: 331 hlm

Format Buku: e-book (dapat dari aplikasi i-Jak)

ISBN: 978-602-02-4576-8

Genre: Romance – YA

Rate: thumbsthumbsthumbs

 

BLURB

2016-02-15_22.31.41

***

SINOPSIS

Mya mengutuki dirinya karena memiliki gen manusia nekat yang lebih menjurus gila. [hal. 3]

Mya, gadis bungsu, dari 2 bersaudara ini memang terkenal manja, cuek, ceplas-ceplos dan punya kekeraskepalaan yang luar biasa. Anugerah yang luar biasa bagi Mya, ketika ia mempunyai abang yang sangat menyayanginya. Namun sejak kepergian ayah tercinta, Nicolas pun jadi lebih protektif terhadap adik perempuan semata wayangnya itu. Tidak hanya itu, Chris, Joe dan Ralph, sahabat-sahabat Nicolas juga sangat memanjakan Mya layaknya seorang putri. Seiring dengan berjalannya waktu, rasa sayang yang mereka tunjukkan justru akhirnya diartikan lebih oleh Mya.

Beginikah rasanya patah hati? Mengapa sakitnya seakan menembus tulang dan mengancam akan menetap sepanjang usia? [hal. 58]

Saat usianya menginjak 16 tahun, Mya bertekad menunjukkan kalau dirinya bukan lagi anak kecil. Dia layak dicintai layaknya seorang perempuan dewasa. Setelah meyakinkan rasa cinta dan mengumpulkan segenap keberaniannya, pada akhirnya Mya berhasil mengungkapkan perasaannya kepada Chris. Sayangnya yang disuguhi hati penuh cinta itu justru menyepelekan perasaan Mya dan menertawakannya. Chris mengira bahwa Mya hanyalah bergurau dan pada akhirnya pria itu malah jadian dengan gadis lain. Tentu saja hal ini membuat Mya patah hati. Namun hal itu juga membuatnya bersumpah, bahwa suatu saat nanti, dia akan menikah dengan salah satu sahabat abangnya.

Patah hati yang menyakitkan di usia belia, kadang tidak bisa dihadapi dengan baik. [hal. 72]

Disaat Mya sedang berkabung atas patah hati yang dideritanya, ia yang belakangan ini sedikit jauh dari Ralph justru menjadi dekat. Pelan-pelan Ralph yang dikenalnya pendiam mulai membuka diri dan bahkan tanpa disangka-sangka menjadi tempat curhat favorite Mya. Ya, hanya kepada Ralph saja Mya mau menceritakan apa yang telah menimpanya dan Chris.

Orang butuh waktu untuk memulihkan diri. Menetralkan perasaan. Ada saatnya untuk berhenti. [hal. 78]

Ralph yang tadinya terkenal suka gonta-ganti pacar justru kini selalu sedia memberi telinganya untuk mendengar semua keluh-kesah Mya. Pria itu ikut merasa prihatin atas apa yang telah dialami Mya dan malah kesal karena Chris telah begitu mengecilkan perasaan cinta gadis belia itu.

Masalah kadang datang beruntun begitu saja. Tanpa memberi isyarat sebelumnya, langsung menerjang dan membuat terkesiap. [hal. 205]

Ketika Mya sedang berusaha keras untuk menerima kenyataan pahit atas penolakan cinta dari Chris, pria itu justru datang bersama kekasihnya. Mereka bahkan mengumumkan pertunangan dan Chris meminta Mya untuk menjadi pagar ayu di pernikahan mereka kelak. Tentu saja Mya merasa kesal dengan ketidakpekaan Chris. Mendengar hal ini Ralph langsung meminta Mya untuk menolaknya agar gadis itu tidak mengalami sakit hati yang lebih parah lagi.

…, belahan jiwa seperti apa yang mengkhianati pasangannya? [hal. 210]

Akankah Mya menolak permintaan Chris yang telah membuatnya jatuh cinta dan patah hati di saat yang bersamaan? Ataukah ia lebih memilih untuk mendengarkan nasihat dari Ralph? Apakah harapan Mya untuk menikah dengan salah satu sahabat abangnya akan terwujud?

***

REVIEW

Berbeda dengan Rainbow of You yang ngepink dan girly banget, cover Stand By Me justru hijau menyegarkan. Mungkin dari sini pembaca juga bisa ngeh kalau novel ini memang agak berbeda dari Rainbow of You yang cenderung masuk kategori teen lit. Meskipun tokoh utama perempuan dalam novel ini masih tergolong belia, namun menurutku lebih tepat dikategorikan ke dalam usia dewasa muda ketimbang remaja. Belum lagi sang tokoh utama ini memang dikelilingi pria-pria dewasa nan guanteng! ^^

Kalau Rainbow of You terdiri dari banyak chapter, maka Stand By Me ini memiliki beberapa chapter yang terbagi atas 5 bagian. Tiap bagian selalu diawali dengan lirik lagu yang memang sangat cocok dijadikan playlist saat membaca buku ini. Uniknya, tiap bagian ditulis dengan POV (sudut pandang) yang berbeda loh! Hal ini tentu saja membuat pembaca jadi tidak bosan dan dapat melihat kisah ini dari sudut pandang pencerita serta tokoh-tokoh didalamnya.

Kalau bagian pertama, keempat dan kelima dalam buku ini menggunakan POV (sudut padang) orang ke-3, maka bagian kedua dan ketiga justru diceritakan dengan POV (sudut pandang) orang pertama. Bagian kedua memakai POV sang tokoh utama perempuan, sedangkan bagian ketiga menggunakan POV sang tokoh utama pria. Jadi total ada 3 POV berbeda yang dapat kita temukan dalam buku ini. Menurutku, ini adalah hal yang menyenangkan. Selain diajak melihat keseluruhan kisah secara global dari sudut pandang penulis, pembaca juga diajak secara personal untuk merasakan apa yang dialami kedua tokoh utamanya yang berbeda gender.

Overall, aku suka dengan buku ini. Perkembangan karakter tokoh-tokohnya terasa begitu kuat, mulai dari Mya, Ralph bahkan Chris! Sayangnya karakter Joe kurang dieksplor dan jadi terkesan hanya sebagai tempelan belaka ~.~” Kalau kamu adalah penyuka kisah romance yang manis, maka Stand By Me ini cocok menjadi bacaan yang menemanimu selama weekend ini.

Meskipun aku masih menemukan beberapa typo dalam buku ini, hal ini tidak mengganggu keasyikan membaca kok. Semoga ini bisa jadi catatan bagi penerbit untuk dapat memperbaiki cetakan berikutnya.

Typo:

gelagalapan [hal. 115] >> gelagapan

tersara-bara [hal. 229] >> tersara bara

Pria itu akhirnya bercerita singka seraya membentangkan benang sensor di sana sini. Sehingga… [hal. 164-165]

seharusnya menjadi >> Pria itu akhirnya bercerita singka seraya membentangkan benang sensor di sana sini, sehingga

Aku udah bukan banyak kesalahan. [hal. 165]

seharusnya menjadi >> Aku udah bikin banyak kesalahan.

Lee dan Mya sempat menyebut-nyebut soal rencana ke Danau Toba. Mya sama sekali belum tahu. [hal. 181]

seharusnya menjadi >> Lee dan Heidy sempat menyebut-nyebut soal rencana ke Danau Toba. Mya sama sekali belum tahu.

Nicolas tidak sepenuh yakin. [hal. 278]

seharusnya menjadi >> Nicolas tidak sepenuhnya yakin.

Dia tahu. tidak ada masa depan di antara kita karena… [hal. 287]

seharusnya menjadi >> Dia tahu. tidak ada masa depan di antara mereka karena…

***

 

Submitted for:

Indah Hanaco Reading Challenge 2016 (IHRC2016)

Reading Romance Challenge 2016

Young Adult Reading Challenge (YARC)

Advertisements

9 thoughts on “Stand By Me

  1. Wah ini bisa di baca ebook ? atau memang formatnya hanya e book?
    Ceritanya kayak cerita remaja yang lagi galau galauan yaa lucuh hahaa. Mau baca ini lain kali. AKu masukin di daftar want to read nya goodreads ku dulu ajah. Thanks for your information anyway 🙂

    Like

    1. Stand By Me ini ada versi buku fisiknya juga kok. Hanya saja, yang kubaca adalah versi e-book dari aplikasi i-Jak.

      Oh iya, kalau mau membaca kisah yang sejenis ini bisa coba baca Rainbow of You karya penulis yang sama. Kisahnya juga seru loh!

      Selamat membaca ya 🙂

      Like

    1. Iya bener banget! Masa-masa remaja memang gak ada abisnya ya buat dijadiin nostalgia ^o^ Hihihi

      Tenang Mba Nyi… aku pun masa remajanya sudah lewat jauhhh… banget!

      Anyway, thanks for visiting my blog 🙂

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s