Mystery · Young Adult

Holy Mother

cover

Title : Holy Mother

Author: Akiyoshi Rikako

Translator: Andry Setiawan

Editor: Arumdyah Tyasayu

Proofreader: Titish A.K.

Cover: Pola

Published: August 2016 (Penerbit Haru)

Pages: 284

ISBN: 978-602-7742-96-3

Harga: –

Genre: Mystery – Crime

Rate: thumbsthumbsthumbsthumbsthumbs

 

BLURB

Terjadi pembunuhan mengerikan terhadap seorang anak laki-laki di kota tempat Honami tinggal. Korban bahkan diperkosa setelah dibunuh.

Berita itu membuat Honami mengkhawatirkan keselamatan putri satu-satunya yang dia miliki. Pihak kepolisian bahkan tidak bisa dia percayai.

Apa yang akan dia lakukan untuk melindungi putri tunggalnya itu?

***

SINOPSIS

Anak ini, putrinya, harus dia lindungi. Demi itu, dia rela melakukan apa pun. Seorang ibu yang melindungi anaknya akan mengerahkan seluruh kekuatannya. Aku tidak akan membiarkan kasus ini memorakporandakan keluargaku. Dia akan mengawasi putrinya dengan ketat, dan meyakinkan keamanannya. [hal. 18]

Pikiran itulah yang dengan kuatnya bersarang di kepala Honami ketika kota Aiide tempat tinggalnya diguncang oleh sebuah peristiwa kasus pembunuhan abnormal terhadap anak usia 4 tahun. Naluri keibuannya membuat wanita itu begitu ingin melindungi sang putri. Terlebih lagi, putrinya itu adalah sebuah mukjizat yang terwujud setelah penantian panjang dan upaya yang tak ada habisnya.

“… Penyebab kematian adalah tekanan di leher dan tulang belakang. Karena tidak ada kerusakan organ vital, perusakan tubuh dilakukan setelah dia meninggal. Selain perusakan yang tampak dari luar, tidak ada luka lain yang terlihat. Tidak juga terlihat adanya perlawanan. Karena tidak ada bekas darah, kelihatannya setelah merusak tubuh, pelaku memandikan jenazah bahkan menyikat kuku-kuku tangan dan kaki…” [hal. 26]

Sungguh kasus ini cukup pelik bagi kepolisian kota Aiide yang selama ini begitu tenang. Nampaknya mustahil untuk dapat menyingkap sang pelaku dengan ketiadaan barang bukti. Apakah kasus ini murni hanya kasus pembunuhan biasa? Kalau iya, mengapa ditemukan bekas kekerasan seksual pada jenazah dan luar biasanya lagi, kekerasan seksual itu dilakukan setelah korban menghembuskan napas terakhirnya.

Dia memasuki bathtub, melepaskan lelahnya karena latihan. Memar yang ada di pundak dan lengannya karena pedang bambu para juniornya, sekarang menjadi kuning karena sudah berhari-hari. Menambah memar itu, sekarang di lengan atasnya ada memar berwarna merah, satu buah. [hal. 50]

Makoto tak menyangka kalau anak sekecil itu memiliki kekuatan yang begitu besar. Terbayang olehnya ketika memar berwarna merah itu tercipta akibat anak itu meronta saat ia mencekiknya. Hah? Mencekik?

***

REVIEW

Rasanya gak menyangka sama sekali ketika Penerbit Haru memintaku untuk menjadi salah seorang host untuk blog tour Holy Mother ini! Sejak pertama kalinya Penerbit Haru mengumumkan rencana terbit buku ini, aku sudah langsung memasukkannya ke book wishlistku ^^. Demi menikmati buku ini secara utuh, aku benar-benar menahan diri untuk tidak membaca review yang sudah banyak bertebaran di media sosial maupun Goodreads. Rasanya ngeri-ngeri sedap deh kalau tau-tau ada spoiler di dalam review itu. T__T

Bagi seorang ibu, anak adalah satu kesatuan, satu tubuh dan satu jiwa dengannya.[hal. 53]

Kalimat ini begitu mewakili apa yang dirasakan oleh Honami. Akiyoshi-sensei mengajak kita melihat betapa hebatnya perjuangan Honami untuk dapat menjadi seorang ibu. Bukan saja divonis menderita sindrom ovarioum polikistik, Honami juga bahkan beberapa kali kehilangan janinnya karena penyakit kekentalan darah yang baru diketahui belakangan.

Membaca ini membuatku salut dengan semua ibu dan makin menghargai mamaku. Sekalipun aku memang sudah berkeluarga dan memiliki anak-anakku sendiri, kehangatan kasih mama tetaplah sesuatu yang masih sangat kuhargai sampai detik ini.

“Memangnya penjahat seksual butuh hak asasi? … Kejahatan seksual itu membunuh jiwa, tahu?” [hal. 71]

Berapa kali pun dia mencuci dan menuangkan pembunuh kuman, ludah dan cairan tubuh laki-laki itu seperti sudah meresap dalam tubuhnya. [hal. 268]

Selain membuat kita jadi lebih menghargai ibu, Holy Mother juga mengangkat isu kejatahan seksual. Isu ini juga dipaparkan secara tajam oleh Akiyoshi-sensei, mengingat di Jepang sendiri kasus kejahatan seksual memang cukup tinggi. Dan ironisnya lagi, kasus pemerkosaan hanya dapat dilaporkan oleh sang korban, bukan orang lain. Ditambah lagi, hanya kaum hawa saja yang dapat dikategorikan sebagai korban pemerkosaan! Padahal dewasa ini kan gak jarang ditemukan laki-laki yang jadi korban pemerkosaan.

“Apakah dia benar-benar bebas dari predikat tersangka, karena dia tidak ditangkap? Apakah kalian bisa mengambil keputusan begitu saja?” [hal. 204]

Seberapa banyak dari kita yang pernah meragukan proses hukum yang sedang berjalan di negara ini? Nah! Dalam novel ini juga diungkapkan keraguan yang menyelimuti tokoh-tokohnya. Sebagai penyeimbang, Akiyoshi-sensei juga menuliskan sudut pandang dari karakter penegak hukum dalam proses penanganan kasusnya.

***

Aku benar-benar gak bisa berhenti membaca Holy Mother sejak kali pertama aku membuka halaman pertamanya. Perasaan cemas yang dirasakan oleh Honami, ketelitian dan keresahan para detektif, sampai dengan alasan-alasan dibalik sikap dan tindak-tanduk Makoto. Penulisan dengan POV yang berganti-ganti pun tidak terasa membingungkan namun justru terasa sangat menarik dan membantuku memahami keseluruhan kisahnya.

Tokoh-tokohnya juga memiliki karakter yang kuat. Belum lagi deskripsi latar dan peristiwa dituliskan dengan sangat baik dan mendetil. Membuatku seolah-olah sedang menyaksikan sendiri kasus yang ada dari dekat.

Pacenya sendiri cukup terjaga. Sesekali terasa cukup pelan untuk membantu pembaca lebih memahami dan mendalami suasananya. Namun tak jarang aku ikut merasa terengah-engah atau menahan nafas ketika membaca adegan tertentu! Ditambah lagi dengan twist-nya yang luar biasa diluar dugaan! WOW!!! Rasanya benar-benar speechless!

Buat kalian yang gemar dengan kisah misteri atau detektif, aku sangat merekomendasikan Holy Mother. Dan untuk kalian yang juga gemar dengan karya-karya Akiyoshi-sensei, kujamin Holy Mother akan membuat kalian makin mencintai penulis yang satu ini. Kenapa? Karena Akiyoshi-sensei menyadarkan kita bahwa seorang ibu akan selalu mendukung dan melindungi anaknya. Tidak peduli apapun caranya.

***

Akankah kasus pembunuhan abnormal di kota Aiide itu dapat terungkap? Mampukah Honami menjaga keselamatan putrinya? Bagaimana dengan nasib Makoto selanjutnya? Kalian benar-benar harus baca sendiri kisahnya dalam Holy Mother!

Nah, untuk kalian pengunjung setia blog ini, jangan khawatir! Kali ini Penerbit Haru menyediakan 1 buah novel Holy Mother loh! Caranya? Silakan langsung ke klik banner ini ya!

promo-blogtour

 

PS: This review is also submitted for:

Young Adult Reading Challenge (YARC)

Project Baca Buku Cetak 2016 (#BacaBukuCetak)

Young Adult Reading Challenge (YARC)

Advertisements

84 thoughts on “Holy Mother

  1. Pasti ada sesuatu yg gak mudah ditebak dan gak terduga di novel holy mother, seperti novel GITD dan the dead returns yg membuatku membaca ulang dan mencoba menggabung-gabungkan serpih-serpih petunjuk sehingga hasilnya mengarah pada satu kesimpulan akhir. 😱😁

    Like

    1. Iyaaaa…. Bener banget! Udah sampe halaman2 akhir aku kembali buka2 halaman depan dan ternyata cluenya memang bertebaran dimana2 tanpa qta sadari sebelumnya! 😆

      Khas Akiyoshi-sensei banget! 😂

      Like

  2. Yang namanya Ibu pasti akan berusaha melakukan yang terbaik untuk anak-anaknya bahkan berani mengambil resiko membahayakan keselamatan demi melindungi mereka. Bahkan mungkin menurutku semua perempuan memiliki sifat melindungi yang mereka sayangi sebagaimana sifat Ibu pada umumnya.

    Like

  3. Kasus pembunuhannya berasa kayak psycopat, jadi keinget novel judulnya The Butcher.
    Kalo yang pemerkosaan jadi inget film korea yang judulnya Hope. Film korea yang bisa bikin aku (bukan kpopers) nangis.

    Honami-san, ganbarimasu 💪💪

    Like

  4. Sebelumnya, aku tidak begitu suka cerita Horor dan thriller, kecuali dulu aku pernah baca Obsesinya kak L*xie Xu, dan ternyata bagus. tp setelah itu, aku tidak ada minat sekali pun, buat baca buku horor lagi. Terlaku serem ah~
    Tapi,
    Nggak tau kenapa pas ada kuis buku ini, aku mendadak pengeb baca. mungkin karena temanya yg luar biasa menggugah naluriku Juga adanya sosok ‘Ibu’ yg akan menjadi tokohnya.

    Like

    1. Syukurlah kalau review kami dianggap no spoiler! Bener2 merupakan suatu tantangan tersendiri loh untuk bikin review yg spoiler-free dari buku2 karya Akiyoshi-sensei!^^

      Jangan lupa ikutan giveawaynya ya! Pasti akan kesengsem berat sama cerita Holy Mother ini!

      Like

  5. Sempet liat buku ini seliweran di Timeline dan tertarik dengan sampulnya, keliatan bener kalau genre yang diusung bakal something dark. Dan BAM! Usai baca review ini barulah saya yakin kalo ini emang genre misteri (dan kriminal i guess?).
    Still wonder what kind of plot twists you mean, bikin saya makin kepo 🙄

    Like

  6. Waktu pertama kali liat novel ini ga begitu tertarik. tarena emang ga terlalu suka juga sama novel misteri. tapi setelah baca-baca review di beberapa blog kok jadi penasaran banget yaa.. pengen bacaaaa!! penasaran sama twist yang katanya keren ituuu

    Like

  7. Weh, kasus begini di kita sendiri lagi marak. Dan yuhu ini soal Ibuk. Yang mau dijadiin bacaan, tontonan atau apa pun selalu bikin kita baper.
    Kayaknya ini komplit yah kak dalemnya. Misteri dimix sama family, kupikir Akiyoshi-sensei emang udah ahlinya bikin yg penuh twist.

    Like

  8. OMG!!! Ceritanya bikin merinding ya.. Jadi pengen langsung meluncur ikut giveawaynya supaya bisa baca sendiri novel dari Akiyoshi-sensei ini. Semoga beruntung dapetin novelnya deh!!
    *Ngarep 😀

    Like

  9. Sebenarnya saya tidak terlalu suka dengan genre seperti ini. Membuat saya semakin was-was hidup di dunia nyata. tapi reviewnya dari kemarin kok bagus, tentang seorang Ibu yang melindungi anaknya. Indonesia kasus kekerasan seksual terhadap anak juga mulai meningkat. entah karena memang meningkat atau dari dulu sudah tinggi hanya saja baru banyak orang yang melaporkannya. begitu miris.
    Novel ini menyentuh sisi sensitif yang terjadi pada masyakat kita saat ini. Entah (lagi) pengawasan orang tua yang kurang, atau masyarakat kita yang mulai sakit.
    semoga, novel ini membuka banyak mata calon atau orang tua.

    Like

  10. aku beneran penasaran sama twist-nya itu lho. keknya banyak yang terpukau sama twist yang disajikan di novel ini. aku jadi pengin tau twistnya kek apaan sih? kira2 aku bisa nebak gak ya? hihihi.

    Like

  11. Kalo ngomongin soal ibu pasti ga ada abisnya, kasih sayangnya begitu sempurna. Aku kira Holy Mother ini bercerita tentang usaha seorang ibu demi melindungi anaknya dari kejahatan yang sedang merajalela, termasuk di Indonesia juga. Rela mencari tahu sendiri dan menghadapi si pembunuh agar anaknya hidup aman, demi anak yang didapatkannya dengan susah payah.

    Aku juga ga nyangka kalo di Jepang penanganan hukum untuk kasus pemerkosaan seperti itu, terlebih hanya untuk wanita padahal banyak anak laki-laki juga yang pastinya jadi korban.

    Dunia memang tak senyaman pelukan ibu. Semoga bisa baca perjuangan seorang ibu lewat buku Holy Mother yang kavernya kece ini 🙂

    Like

  12. Yampun, blurb nya dikemas dengan sangat..sangat menarik. Omong-omong, aku yakin pasti cerita full nya lebih menarik. Semoga berjodoh sama Holy Mother ah

    Like

  13. Awalnya lihat cover bukunya, duhh… nggak kuat. Gambarnya itu agak-agak bikin merinding disko. Takutnya horor tema bukunya. Tapi baca sinopsis ini jadi penasaran… pengin ikutan kuisnya. hehhehhehe….Dan juga penasaran sama penulisnya. Belum pernah juga baca karyanya.

    Like

  14. aku suka dengan tema yang diangkat. genre mystery namun berkaitan dengan sosok ibu. bagiku, setiap tulisan yang menyangkut sosok ibu selalu meninggalkan kesan tersendiri, yang sulit untuk dilupakan. karena memang ibu mempunyai arti yang besar. apalagi, jika penulis itu mampu merangkai kata demi kata menjadi diksi indah, tak diragukan lagi kalau pembaca banyak yang menangis. respon positif dari tema ibu.

    kasih sayang ibu memang nggak terbatas. kadangkala, banyak orang yang menyepelekan perhatian ibu dan menganggapnya sebagai gangguan. ketika ibu pergi, barulah penyesalan itu muncul😅 semoga di sini aku bisa mendapatkan kisah tentang sosok malaikat ibu yang selalu melindungi anaknya. semoga, aku bisa memeluk buku ini langsung. aamiin.

    Like

  15. Khusus untuk novel genre seperti ini yang sering punya twist cerita, aku pun trauma untuk baca review-nya di goodreads. Soalnya dulu pernah kebaca spoiler duluan di goodreads tentang Girls in the Dark. Harusnya kan ditutupin pake fitur (spoiler) xxx (/spoiler) biar nggak langsung dibaca oleh orang lain. Eh, malah ada yang nyebutin nama pelakunya secara terang-terangan. Sumpeh merusak mood banget waktu itu. 😦

    Like

  16. Aku termasuk penggemar cerita-cerita thriller. Kayaknya buku ini WAJIB kubaca. Aku paling suka sama kasus-kasus kriminal, detektif dan pembunuhan yang dilakukan psikopat. Baca sinopnya, kayaknya seru nih… 😀

    Like

  17. Baru kali ini baca review karya Akiyoshi Rikako. Walaupun aku kurang menyukai genre yg melibatkan pembunuhan keji kayak gini, tapi temanya yg mengangkat tentang perjuangan seorang ibu, jadi bikin penasaran.

    Like

  18. Hmm menarik! Semakin banyak baca review semakin aku penasaran dan excited pengen baca juga, yang pasti ini novel thriller yang gak kentang kan? Dan twistnya katanya gila banget huwaaa harus punyaaa!

    Like

  19. Aku menghindaribuka goodreads beberapa hari ini. Duuh, nggak tahan rasanya lihat ratingnya yang kebanyakan 4 dan 5. Yang ini harus dibaca, walaupun 2 buku sebelumnya belum huhu.. baca reviewnya jadi inget mama. Kangen :’)

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s