Event · Uncategorized

BBI Share The Love 2017: 5 Contemporary YA Books recommended by Nana

bbi-share-the-love

Masih ingatkan dengan Martina Daruli, sang pemilik blog http://readinginthemorning.blogspot.co.id/, yang akrab dipanggil Nana? Nah, setelah  puas berkenalan dengannya disini, sekarang Nana berbaik hati mau ngasih rekomendasi 5 buku contemporary YA yang kece loh! Penasaran kan? Langsung aja kita simak yuk!

 

5 Buku Contemporary Young Adult yang Oke untuk Pembaca Dewasa

Genre Contemporary Young Adult pada dasarnya ditujukan untuk remaja usia sekolah (middle school – high school). Namun pada kenyataannya, isinya ternyata bukan hanya cocok untuk sasaran pembacanya namun juga pembaca yang lebih dewasa, karena pesan-pesannya yag bersifat universal dan relevan. Berikut adalah 5 buku Contemporary Young Adult yang saya rekomendasikan untuk dibaca dan alasannya:

bbi-saint-anything

Saint Anything – Sarah Dessen

Novel ini belum diterjemahkan dalam Bahasa Indonesia. Tapi serius sih, buat saya buku ini layak banget diterjemahkan.

Bercerita mengenai keadaan sebuah keluarga setelah sang anak kesayangan tiba-tiba berbuat tindak pidana dan harus masuk penjara. Sebelum Peyton masuk penjara, Sydney, adik Peyton, jarang diperhatikan kedua orang tua mereka. Sydney pintar, berpikiran dewasa, dan tidak pernah menyusahkan. Kedua orang tua mereka percaya pada Sydney. Sejak Peyton masuk penjara, ibu mereka masih menyangkal kenyataan bahwa Peyton masuk penjara memang karena berbuat salah. Selain itu, kini sang ibu juga menjadi overprotektif terhadap Sydney karena takut Sydney mengalami hal yang sama dengan Peyton. Dulu, Sydney ingin diperhatikan kedua orang tuanya, tapi kini, Sydney justru mengerti kenapa Peyton merasa tertekan dan akhirnya sampai melakukan tindak pidana.

Seperti buku Sarah Dessen lainnya, Sarah Dessen selalu berpesan mengenai pentingnya menjaga komunikasi antara anak dan orang tua. Setiap anak terlahir dengan sifat berbeda-beda dan tugas orang tualah untuk mengenal mereka satu per satu dan mencukupi kebutuhan mereka masing-masing. Selain itu, buku ini juga mengajarkan bahwa orang tua bukanlah sosok yang sempurna, tetap punya kelemahan. Oleh karena itu, anak pun harus berani mengutarakan keinginannya kepada orang tua.

 

bbi-amy-and-rogers

Amy & Roger’s Epic Detour – Morgan Matson 

Novel ini sudah diterjemahkan oleh Gramedia Pustaka Utama.

Bercerita mengenai Amy dan Roger yang harus menjalani road trip bersama-sama dari California ke Connecticut. Masing-masing menyimpan masa lalu dan persoalan yang belum selesai. Di tengah perjalanan, keduanya sepakat memutuskan untuk mengubah rute perjalanan karena alasan masing-masing yang dirahasiakan. Siapa sangka, perjalanan mereka dan orang-orang yang mereka temui selama perjalanan justru membuat mereka mampu mengatasi persoalan masing-masing dan malah mendekatkan keduanya.

Novel ini mengajarkan bahwa kita harus selalu terbuka dengan petualangan-petualangan di depan kita. Hidup selalu memiliki jawaban atas pertanyaan hidup kita. Buat yang selalu mimpi pengin jalan-jalan dengan mobil, buku ini juga sangat menginspirasi lho!

 

bbi-one-little-thing

One Little Thing Called Hope – Winna Efendi 

Buku terbaru dari Winna Efendi yang termasuk golongan Young Adult.

Bercerita mengenai Aeryn yang harus menerima kenyataan mendapatkan keluarga baru setelah ayahnya memutuskan untuk menikah lagi selepas kepergian ibu Aeryn. Kini, di rumah ada Tante Hera yang selalu menyediakan makanan seperti di restoran mewah beserta anak perempuannya yang sebaya Aeryn, Flo. Namun, Flo justru bahagia memiliki seorang kakak perempuan. Flo selalu dirundung di sekolah karena sifatnya yang unik dan ketidakmampuannya mengikuti pelajaran, namun Aeryn tidak mau menolong. Sampai suatu hari, Flo hamil dan hanya Aeryn di rumah yang dapat menolongnya.

Walau menggunakan tokoh remaja, pesan yang terkandung dalam novel ini bersifat universal dan untuk segala umur. Walau perubahan pada awalnya sulit untuk diterima, belum tentu perubahan itu merupakan sesuatu yang buruk. Selain itu, novel ini juga mengajarkan pentingnya keluarga untuk bersatu mendukung anggotanya yang sedang ditimpa musibah.

 

bbi-how-to-say

How to Say I Love You Out Loud – Karole Cozzo 

Buku ini belum diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia.

Jordyn selalu menutup diri dari lingkungan sekitarnya karena ia memiliki adik laki-laki pengidap autisme. Dulu, Jordyn pernah punya pengalaman buruk; teman-temannya meninggalkannya setelah adiknya, Phillip, mengamuk. Selain itu, Jordyn juga tidak suka kalau orang-orang selalu mengenalnya sebagai “Jordyn, kakak Phillip”. Di sekolahnya yang baru, tak ada yang tahu bahwa Jordyn adalah kakak Phillip, si autis. Jordyn ingin dikenal sebagai Jordyn. Namun, bencana yang menimpa sekolah Phillip membuat Phillip harus dipindahkan sementara ke sekolah Jordyn. Dan Phillip kembali membuat kegaduhan di sekolah.

Sebagai kakak, kita memang seringkali merasa kesal pada adik kita, apalagi kalau orang tua kita sepertinya selalu membela adik kita tanpa peduli siapa yang berbuat salah. Mengesalkan juga jika keberadaan kita tak bisa dilepaskan dari adik kita. Hal itulah yang terjadi pada Jordyn. Namun, semakin cerita bergulir, kita akan bisa melihat betapa memiliki adik merupakan anugerah tersendiri dan Phillip yang autis pun bisa menjadi istimewa bagi Jordyn. Buku ini mengajarkan pembacanya untuk dapat menerima anggota keluarga dengan segala kelebihan dan kekurangan masing-masing.

 

bbi-the-fault

The Fault in Our Stars – John Green 

Buku ini populer banget. Sudah diterjemahkan dan difilmkan.

Bercerita mengenai Hazel Grace yang baru dinyatakan sembuh dari kanker getah bening. Namun, keadaannya sangat lemah dan tak bisa kembali hidup normal. Suatu hari ia bertemu dengan Augustus Waters, penyintas kanker tulang, di kelompok dukungan penderita kanker. Hazel dan Augustus dengan cepat menjadi dekat dan Hazel pun bercerita mengenai pengarang favoritnya, Peter van Houten, dan buku favoritnya, An Imperial Affliction. Cita-cita Hazel adalah untuk bertemu Peter van Houten untuk menanyakan akhir kisah Anna, si tokoh utama An Imperial Affliction, yang menggantung di bukunya. Demi membahagiakan Hazel, Augustus pun menggunakan harapan yang ia dapat dari Genie Foundation untuk anak-anak penderita kanker untuk membawa Hazel ke Belanda, tempat tinggal Peter van Houten. Dan petualangan dua remaja penyintas kanker pun dimulai.

Buku ini mengajarkan pembacanya untuk selalu hidup dalam pikiran positif, dan bahwa sesulit apa pun keadaan kita, kita akan tetap dapat bersenang-senang jika kita mengizinkan diri kita untuk bersenang-senang. Keadaan Hazel bisa dibilang sangat ringkih karena ia ke mana-mana harus membawa tangki oksigennya untuk bernafas. Ia pun tadinya sudah pasrah akan hidupnya. Namun, Augustus yang ceria dan positif akhirnya berhasil menunjukkan kalau keadaan itu sama sekali tidak menghalangi Hazel untuk berpetualang ke luar benua Amerika dan memenuhi cita-citanya.

 

Ada yang kamu udah baca bukunya? Mana yang membuat kamu tertarik untuk membacanya?

 

Komentar Kitty

Nah! Itu dia 5 buku Contemporary YA rekomendasi dari Nana. Apa kamu sudah pernah membacanya juga? Atau jangan-jangan ada yang masuk wishlistmu? Kalau aku sih baru baca The Fault in Our Stars versi aslinya, setelah sebelumnya menonton filmya. Kisahnya mengharu-biru namun membangkitkan semangat!

Untuk tahu rekomendasi tentang penulis faveku untuk buku bergenre mystery, dystopia, dan fantasy, jangan lupa kunjungi blog Nana, Reading in The Morning, ya!

 

Advertisements

5 thoughts on “BBI Share The Love 2017: 5 Contemporary YA Books recommended by Nana

  1. Hahaha.. sama dong Kitty..
    Saya juga baru baca verai asli The Fault in our Star. Dari list ini saya jadi pengen baca bukunya Mba Winna Efendi itu.. Topiknya agak berat ya.. Penasaran gimana menyampaikannya untuk pembaca YA.
    Kalau YA lain yang menurut saya oke itu The Perks of Being Wall Flowers.

    Like

      1. Iya ya.. Saya juga dulu bacanya pinjam punya teman sekosan, seorang WNA yg kuliah di tempat yang sama dengan saya. Terus kepikiran, nyari versi ebook di playbook jg mihil hihihii.. Agak terhibur pas filmnya keluar, walau rasanya agak beda, tapi lumayan karena pengarangnya langsung yang jadi sutradara. (+ saya memang lama ngefans sama Logan Lerman dan Emma Watson)
        Salam kenal ya.. saya langsung follow blog Nana juga nih.

        Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s