graphic novel

The Kite Runner: Graphic Novel

Cover TKR

Title : The Kite Runner: Graphic Novel

Author: Khaled Hosseini

Illustrator: Fabio Celoni & Mirka Andolfo

Script: Tommaso Valsecchi

Pages: 136

Published: September 2011 (River Trade)

ISBN: 978-159-44-8547-3

Format: paperback (brought it from library)

Genre: Historical

Rate: thumbsthumbsthumbsthumbs

 

BLURB (as in Goodreads)

The perennial bestseller-now available as a sensational new graphic novel.

Since its publication in 2003, nearly 7 million readers have discovered “The Kite Runner.” Through Khaled Hosseini’s brilliant writing, a previously unknown part of the world was brought to vivid life for readers. Now, in this beautifully illustrated graphic novel adaptation, Hosseini brings his compelling story to a new generation of readers.

***

SINOPSIS & REVIEW

Pada kesempatan kedua ini, saya membuat review dari The Kite Runner versi Graphic Novel berdasarkan novel berjudul sama karya Khaled Hosseini yang diterbitkan pertama kali pada 2003. Buku ini bercerita mengenai suka duka dari persahabatan dua anak yang berbeda kasta di kota Kabul, Afghanistan. Amir adalah anak dari seorang saudagar kaya raya dan berpengaruh sementara Hassan adalah anak dari pelayan yang bekerja dan tinggal di rumah keluarga Amir. Persahabatan mereka akan diuji oleh berjalannya waktu, pengkhianatan dan harga yang harus dibayar untuk sebuah penebusan.

IMG_20170406_130301

Bermain layang – layang merupakan kegemaran banyak orang di Afghanistan pada waktu itu dan Amir serta Hassan tidak terkecuali. Bersama, mereka adalah pasangan yang serasi di mana Amir adalah pemain layang-layang yang ulung yang selalu berhasil memutuskan layang-layang lain dengan tarikan dan uluran benangnya dan Hassan memiliki kejelian menebak arah ke mana jatuhnya layang-layang yang putus untuk kemudian mengejar dan mendapatkannya bagi Amir sebagai hadiah kemenangan. Pada suatu perlombaan, satu kejadian nahas lalu mengubah alur hidup mereka berdua.

IMG_20170406_130618

Amir tumbuh dalam keadaan serba berkecukupan dan lingkaran pengaruh ayahnya, namun merasa kehilangan kasih sayang dan perkenanan dari ayahnya sendiri. Hassan hidup bersahaja dan seringkali direndahkan oleh karena latar belakang etnisnya, tetapi menemukan kebahagiaan dari hal-hal sederhana di sekitar persahabatannya dengan Amir. Keduanya akan belajar bahwa kenyataan kehidupan datang terlalu dini bagi mereka dan kampung halaman mereka seiring perubahan yang juga terjadi pada sikap Amir terhadap sahabatnya, yang membuat pembaca bertanya-tanya dan kecewa.

IMG_20170406_130503

The Kite Runner merupakan novel semi-otobiografi fiksi dengan latar belakang sesuai sejarah dari jatuhnya monarki Afghanistan melalui kudeta, pendudukan paksa oleh pasukan Soviet yang berujung kepada perang 10 tahun sampai ke masa berkuasanya rezim Taliban di sana. Latar belakang rentetan konflik digambarkan dengan jelas oleh Khaled Hosseini yang lahir dan besar di Kabul dan mengajak kita untuk mengikuti bagaimana para karakternya “berkembang” di negara yang dilanda dan hancur oleh peperangan. Meskipun suasana tersebut menimbulkan tone yang suram atau kelam, namun memungkinkan pembaca untuk melihat betapa harapan dapat tumbuh dari keadaan yang seperti itu.

IMG_20170406_130218

Membaca buku ini telah membawa berbagai perasaan yang berkecamuk dalam hati saat membalik lembar demi lembar yang terjalin. Pembaca dapat mengasosiasikan diri dan perasaannya dengan beberapa karakter sekaligus seiring alur cerita yang bergulir. Bagi beberapa orang, kebencian sepertinya tidak pernah hilang setelah sekian lama, namun ternyata demikian juga dengan cinta, dengan kasih, dengan pengorbanan yang mengikutinya. Untuk menyembuhkan luka lama melalui perjalanan jauh untuk menemukan lagi keberanian dalam diri Amir dan “jawaban” atas pencariannya.

 

Graphic Novel ini memikat hati pembaca dengan kisah yang mengharukan dan menghangatkan hati, terlebih lagi dengan ilustrasi dan pewarnaan yang baik, namun sekaligus tidak menahan diri dalam menyuguhkan kenyataan pahit dari kekerasan dan dampak yang ditimbulkannya. Buku ini sepertinya lebih cocok bagi pembaca dewasa karena penyajian cerita yang cukup kompleks, adanya beberapa referensi seksual dan gambaran kekerasan itu sendiri terhadap beberapa individu dan golongan orang. Banyak negara di Asia dan Afrika yang hancur oleh konflik belakangan ini dan membuat kita berpikir betapa banyaknya Amir – Amir dan Hassan – Hassan lain yang terenggut masa kecil dan kebebasannya.

***

Note:

Ini adalah review ke-2 yang dibuat oleh Pak Suami di blog Pelahap Kata ini. Review pertamanya dari buku The Silence of The Lambs bisa kalian baca di sini.

Potongan gambar yang kutampilkan dalam review ini kuambil sendiri dari The Kite Runner: Graphic Novel untuk menunjukkan bagaimana interaksi antar-tokoh yang sesungguhnya.

My favorite quote and the most famous quote from The Kite Runner: Graphic Novel is:

For you, a thousand times over!

***

Additional Note :

Review ini diikutsertakan dalam Proyek Baca Buku Perpustakaan 2017 (#bacabukuperpus2017)

Review ini diikutsertakan dalam Read and Review Challenge 2017 – Kategori Single Point – Graphic Novels & Comic Books

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s