Romance

Il Tiramisu – Dalam manisnya terselip sebutir pahit, seperti cinta

cover.jpg

Judul : il tiramisu

Penulis: Dy Lunaly

Penyunting: Dila Maretihaqsari

Perancang & ilustrasi sampul: Nocturvis

Ilustrasi isi: Dy Lunaly

Pemeriksa aksara:Pritameani

Penata aksara:Anik Nurcahyati

Terbit: April 2016 (Bentang Pustaka)

Halaman: 334

ISBN: 978-602-291-174-6

Harga: –

Genre: Romance – Yummy Lit

Rate: thumbsthumbsthumbsthumbs

 

Blurb

blurb-il-tiramisu

***

Sinopsis

Saat ini waktu adalah musuh terbesar Wisnu. Musuh yang berat karena waktu tidak pernah ingin mengalah kepada siapa pun. [hal. 8]

Wisnu adalah seorang penyanyi yang terbilang sukses dalam dunia entertainment di tanah air. Bukan saja karena suaranya begitu merdu sehingga dicintai para penggemarnya, secara fisik pun Wisnu layak digandrungi para wanita dari berbagai usia. Karena “kesempurnaannya” inilah lambat laun Wisnu pun banyak mendapatkan berbagai tawaran pekerjaan lain diluar menyanyi, seperti modelling, hosting, de-el-el. Dengan kesibukannya yang begitu padat, nampaknya tak ada waktu baginya untuk mencicipi sebuah rasa bernama cinta. Benarkah?

Dia lupa bahwa tidak pernah ada yang benar-benar sederhana di dunia ini. Sesuatu yang terlihat sederhana pada awal pasti menyimpan kerumitan setelahnya. [hal. 28]

Gytha begitu mencintai dunia kuliner. Bukan, kuliner bukanlah passionnya, melainkan hidupnya! Meskipun saat ini dia masih bekerja sebagai seorang Executive Chef di Olive Garden, sebuah restoran Italia, Gytha menyimpan impian terdalamnya: membangun restoran miliknya sendiri! Demi mewujudkan impiannya inilah Gytha pun harus rela melakukan hal yang selama ini begitu dihindarinya: bersentuhan dengan banyak orang! Ia harus rela terjun ke dalam dunia baru yang jelas-jelas menantang sekaligus terasa menyesakkan baginya. Mampukah Gytha bertahan?

“Hidup itu kayak labirin kaca. Kita kayaknya merdeka, tapi sebenarnya terikat sama benang yang nggak kelihatan: takdir. Konyolnya takdir itu sering kali bikin kita muter di tempat.” [hal. 132]

Sekalipun Wisnu memiliki begitu banyak fans yang mengidolakannya dan hidup lebih dari cukup, ia tak seutuhnya bahagia dalam menjalani kehidupannya. Malahan bisa dibilang ia hanya mencoba memaksakan diri menjalani semuanya dengan topeng profesionalitas. Tidak hanya ia menyembunyikan sisi dirinya yang lain, ternyata Wisnu juga menyimpan masa lalu yang coba dikuburnya dalam-dalam. Masa lalu yang menyakitkan itu kerap masih hadir menghantuinya dan membuka kembali luka lama yang memang belum sepenuhnya sembuh. Akankah luka lama itu benar-benar sembuh dan Wisnu terbebas dari deraan masa lalunya?

“Kenangan adalah campuran dari berkah dan kutukan, tidak ada yang tahu apa yang kamu dapatkan ketika mengingatnya.” [hal. 144]

Itulah yang dirasakan oleh Gytha ketika kenangan masa lalu datang menghampirinya. Bisa dibilang ia tak pernah suka bila mengenang masa lalunya, namun kenangan itu memang tak pernah datang dengan permisi. Ia selalu saja datang sesuka hatinya tanpa diundang. Benarkah kenangan itu akan selalu hadir dalam kehidupan Gytha, sekalipun ia berusaha keras untuk menyimpannya rapat-rapat dalam ingatan terdalamnya?

Karier Wisnu yang sedang menanjak justru mulai menghadapi jalan berbatu ketika takdir mempertemukannya dengan Gytha dalam sebuah reality show “Everybody Can Be a Chef”. Sebaliknya, impian Gytha dan kehidupannya yang damai pun terancam berantakan sejak ia menjadi salah satu host bersama idola nomor satu di tanah air itu. Mampukah keduanya mengatasi kejamnya kehidupan dan berdamai dengan masa lalu masing-masing? Akankah pertemuan mereka membawa sebuah kebaikan dan harapan baru sekalipun jalan kehidupan terasa menyesakkan bagi keduanya?

 

 

Review

“Everybody has some loneliness in their hearts.”

Kalimat pembuka dalam buku ini begitu terasa sepanjang kita terus membalik halaman demi halamannya. Bahkan di bab awal kita sudah langsung disuguhkan dengan sebuah konflik yang diracik dengan begitu menariknya oleh sang penulis. Beneran bikin kita penasaran pengen terus menikmati Il Tiramisu.

 

Meskipun ini adalah karya pertama Dy Lunaly yang kubaca, terasa sekali kematangan tulisan ini. Pastinya sebelum buku ini sampai ke tangan para pembaca sang penulis telah melakukan riset yang mendalam. Dan alangkah terkejutnya saya ketika mengetahui dari official blog Dy Lunaly bahwa naskah ini telah melewati proses tulis ulang sebanyak 15 kali sebelum akhirnya menjadi naskah final di tangan kita! Belum lagi dengan segala drama yang mewarnai proses kelahiran buku ini. Salute!

quote-2

Di chapter awal kita juga seolah diberitahu bahwa Gytha sedang berusaha melarikan diri dari “rasa” yang mengejarnya. Dan semakin kita membaca Il Tiramisu, kita akan semakin dibukakan mengenai alasan dibalik pelarian Gytha. Tapi tenang saja, alasan sesungguhnya baru akan terkuak di akhir kisah kok.

 

Hal terbaik saat membaca Il Tiramisu ini tentu saja ketika aku membaca kisahnya di dalam sebuah cafe kecil, ditemani sepotong tiramisu, hot chocolate, rintik hujan dan tentu saja alunan lagu Cerita Matari-nya Wisnu! ^^ Hah? Loh kok lagunya Wisnu? Emangnya beneran ada tuh lagu? Eits! Iya beneran ada loh! Silakan mampir langsung deh ke OST Il Tiramisu. Dijamin dalam sekejap mata kamu juga bakalan kepengen daftar jadi Winners (fan basenya Wisnu) Hihihi ^^.

Jika kalian mencari sebuah kisah romance yang gak picisan dan memberikan banyak wawasan baru, maka Il Tiramisu karya Dy Lunaly ini layak jadi pilihan. Konfliknya terasa nyata dan twistnya pun benar-benar memukau hingga akhir.

Mengakhiri review ini, aku mau menyuguhkan beberapa quote kece yang kutemukan selama menikmati Il Tiramisu. Semoga juga bakal bikin kamu makin penasaran untuk mencicipinya. Buon appetito!

quote1

quote3

 

NOTE: 

Review ini diikutsertakan dalam Indonesia Romance Reading Challenge 2017

Review ini diikutsertakan dalam Read and Review Challenge 2017 – Kategori Single Point – Contemporary Romance

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s